Reses di Pulo Pitu Marihat, H. Budi Heriyanto Serap Aspirasi Warga dan Dorong Pengembangan Buah Naga

Oleh admin • 31 Agu 2026, 12:13 WIB • 331 Views

SIMALUNGUN — SemiMedia.Co.Id — Anggota DPRD Kabupaten Simalungun dari Fraksi Partai Golkar, H. Budi Heriyanto Dalimunthe, S.E., M.Si., turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan reses di Nagori Pulo Pitu Marihat, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Senin 31 Agustus 2026

 

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi H. Budi untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur hingga pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga.

 

Reses dihadiri perwakilan Kecamatan Ujung Padang, Pangulu Pulo Pitu Marihat Umar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian lapangan (PPL), tokoh masyarakat serta warga setempat.

 

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan dan harapan terkait pembangunan di wilayah Kecamatan Ujung Padang.

H. Budi mengatakan, kegiatan reses merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

 

«“Saya datang untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita perjuangkan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” ujar H. Budi.»

 

Potensi Buah Naga Ujung Padang Perlu Dikembangkan

 

Salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam kegiatan reses tersebut adalah pertanian, khususnya komoditas buah naga.

 

Kecamatan Ujung Padang dinilai memiliki potensi pengembangan buah naga yang cukup besar. Sejumlah masyarakat telah mengembangkan tanaman tersebut sebagai salah satu sumber pendapatan.

Namun, menurut H. Budi, pengembangan komoditas pertanian tidak cukup hanya berhenti pada kegiatan budidaya dan penjualan hasil panen dalam bentuk buah segar.

 

Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat melihat peluang pengembangan sentra pengolahan buah naga skala rumahan di wilayah Ujung Padang.

 

Dengan adanya fasilitas pengolahan, hasil panen masyarakat diharapkan dapat diolah menjadi berbagai produk turunan sehingga memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas.

 

«“Di Ujung Padang ini cukup banyak masyarakat yang menjadi petani buah naga. Kita akan mencoba membuat usulan kepada pemerintah daerah bagaimana potensi buah naga ini bisa dikembangkan, salah satunya melalui pabrik atau sentra pengolahan skala rumahan,” ungkapnya.»

 

Ia berharap pengembangan tersebut nantinya tidak hanya meningkatkan nilai jual hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

 

«“Harapannya hasil pertanian masyarakat memiliki nilai tambah dan dapat meningkatkan pendapatan petani,” lanjutnya.»

 

Infrastruktur Jalan Jadi Aspirasi Penting

 

Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian dalam kegiatan reses tersebut.

 

H. Budi menilai keberadaan infrastruktur jalan yang memadai sangat penting bagi masyarakat Kecamatan Ujung Padang, terutama karena wilayah tersebut memiliki aktivitas pertanian dan perkebunan yang membutuhkan akses transportasi untuk mendistribusikan hasil produksi.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membantu menekan biaya pengangkutan hasil bumi.

 

Salah satu pembangunan yang saat ini mulai terlihat adalah pengerjaan jalan sepanjang hampir 12 kilometer dari Simpang Pocong Ujung Padang menuju Nagori Sayur Matinggi.

 

H. Budi berharap pembangunan tersebut dapat terus berlanjut hingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 

«“Kita ingin pembangunan terus berjalan. Jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil bumi. Apa yang sudah mulai terlihat ini tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat,” katanya.»

 

Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

 

H. Budi menegaskan dirinya akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui fungsi dan kewenangannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Simalungun.

 

Ia menyebut pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, legislatif dan masyarakat. Karena itu, komunikasi langsung dengan masyarakat dinilai penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan menyampaikan aspirasi secara terbuka sehingga berbagai persoalan di daerah dapat menjadi perhatian bersama.

 

«“Saya berharap dukungan dan doa masyarakat terus diberikan. Kita bersama-sama membangun Simalungun agar lebih maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkas H. Budi.»

 

Kegiatan reses tersebut diharapkan menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Simalungun, khususnya dalam penguatan sektor pertanian, peningkatan infrastruktur dan pengembangan ekonomi masyarakat di Kecamatan Ujung Padang.

 

Redaksi : T Sinambela

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top