Atap Sekolah Rusak Parah, SMP Negeri 2 Tanah Jawa Jadi Sorotan: Di Mana Kepedulian Pemerintah?

Oleh admin • 07 Mei 2026, 20:00 WIB • 177 Views

SemiMedia.co.id _ Simalungun – Kondisi memprihatinkan terlihat di SMP Negeri 2 Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Sejumlah ruangan belajar tampak mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada bagian atap dan plafon yang berlubang serta mulai lapuk. Penampakan tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait pengawasan dan perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di daerah. Terpantau tim Semimedia kamis 07 Mae 2026.

 

Kerusakan yang diduga telah berlangsung cukup lama itu kini menjadi sorotan tajam publik. Masyarakat mempertanyakan apakah kondisi tersebut benar-benar diketahui oleh pemimpin tertinggi di Kabupaten Simalungun, mengingat sekolah merupakan tempat utama mencetak generasi penerus bangsa.

Penampakan di ruang piket guru

 

Dalam video dan dokumentasi yang beredar, terlihat jelas beberapa bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan pada atap sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik saat proses belajar mengajar berlangsung. Kondisi ini dinilai sangat tidak sejalan dengan semangat peningkatan kualitas pendidikan yang terus digaungkan Presiden Republik Indonesia.

 

Ironisnya, di tengah berbagai program pembangunan dan peningkatan mutu pendidikan, masih terdapat sekolah negeri yang harus menghadapi kondisi bangunan kurang layak. Publik pun mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengecekan langsung dan mengambil langkah konkret sebelum kerusakan semakin parah.

Warga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Perbaikan fasilitas pendidikan dinilai bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan peserta didik.

 

Kini masyarakat menanti sikap tegas pemerintah daerah. Sebab, sekolah yang rusak bukan hanya tentang bangunan yang rapuh, tetapi juga tentang masa depan pendidikan yang dipertaruhkan.

 

Reporter : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top