Kemendagri Apresiasi Pengelolaan TKD Tambahan Simalungun, Realisasi Terus Dikebut

Oleh admin 16 Jul 2026, 17:53 WIB 214 Views

SemiMedia.co.id | SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas langkah cepat dalam mengelola dan merealisasikan Tambahan Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Tim Monitoring Kemendagri saat melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring penggunaan dana TKD Tambahan di Kabupaten Simalungun, Kamis (16/7/2026).

 

Kedatangan tim Kemendagri disambut Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora dan jajaran pimpinan perangkat daerah di Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya.

 

Tim Monitoring Kemendagri dipimpin Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Dr. Kartorius Sinaga, bersama Sesditjen Bina Keuangan Daerah Dr. Drs. Horas Mourist Panjaitan serta Asisten Kemendagri-Kasubdit Anggaran Keuangan Daerah Wilayah I, Fernando H. Siagian, S.STP., M.Si.

Kabupaten Simalungun diketahui menerima alokasi TKD Tambahan sebesar Rp412,93 miliar. Dana tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah sektor prioritas, di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan irigasi, serta penguatan sektor pertanian.

 

Hingga 15 Juli 2026, realisasi TKD tercatat mencapai Rp77,81 miliar atau 18,84 persen. Sementara realisasi belanja daerah secara keseluruhan telah mencapai 40,97 persen.

 

Pemkab Simalungun menyebut penyesuaian Standar Satuan Harga atau SSH akibat kenaikan harga kebutuhan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi percepatan realisasi anggaran.

 

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga memaparkan sejumlah program yang telah direncanakan melalui dana TKD. Di sektor kesehatan, anggaran diarahkan untuk rehabilitasi 23 Puskesmas dan tiga RSUD, termasuk pengadaan peralatan medis serta obat-obatan.

Sementara di bidang pendidikan, anggaran difokuskan pada pembenahan infrastruktur dan sarana prasarana pendidikan dasar hingga menengah.

 

Perhatian juga diberikan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan. Hal ini mengingat masih tingginya tingkat kerusakan infrastruktur jalan dan irigasi di Kabupaten Simalungun.

 

Dari total 1.803,78 kilometer jalan, sebanyak 910,24 kilometer atau 50,46 persen berada dalam kondisi rusak berat. Selain itu, dari 158 daerah irigasi dengan cakupan 31.363 hektare, tingkat kerusakannya mencapai 55,38 persen.

 

Selain perbaikan infrastruktur pertanian, TKD juga diarahkan untuk pengadaan alat mesin pertanian dan revitalisasi pasar. Pemkab Simalungun turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui penataan potensi pajak serta digitalisasi sistem pembayaran.

 

Di sisi lain, Pemkab Simalungun juga telah menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait bantuan bagi daerah terdampak bencana. Pada Juni 2026 lalu, Pemkab Simalungun menyalurkan bantuan khusus sebesar Rp30 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

 

Staf Khusus Mendagri Dr. Kartorius Sinaga mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka asistensi dan fasilitasi pengelolaan TKD Tambahan agar penggunaannya tetap sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Bupati beserta jajarannya yang begitu sigap dan cepat dalam menindaklanjuti sesuai ketentuan. Program yang disusun sangat baik, mulai dari perbaikan jalan, irigasi, hingga peningkatan layanan kesehatan, yang nantinya akan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat,” ujar Kartorius.

 

Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI serta Menteri Dalam Negeri atas dukungan tambahan TKD Tahun Anggaran 2026.

 

Bupati juga mengapresiasi kunjungan dan arahan Tim Monitoring Kemendagri. Ia menegaskan Pemkab Simalungun akan terus mempercepat realisasi anggaran sekaligus melakukan langkah mitigasi menghadapi potensi dampak El Nino.

 

“Masukan dari tim Kemendagri sangat berharga bagi kami agar penggunaan anggaran dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” pungkas Bupati.

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top