Pemkab Simalungun Kerahkan Seluruh Kekuatan Pulihkan Wilayah Terdampak Banjir Serbelawan
SIMALUNGUN | SemiMedia.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda kawasan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, setelah Sungai Sikkam meluap pada Kamis malam (30/7/2026). Upaya pemulihan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, perangkat daerah, dunia usaha, serta masyarakat melalui aksi gotong royong membersihkan lingkungan pada Jumat (31/7/2026).
Puluhan personel gabungan diterjunkan untuk membersihkan rumah-rumah warga, tempat ibadah, sekolah, hingga fasilitas umum yang dipenuhi lumpur dan material sisa banjir. Sejumlah armada pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan kawasan terdampak.

Selain penanganan di lapangan, berbagai layanan kemanusiaan turut dihadirkan. Dinas Sosial bersama Polres Simalungun dan pemerintah kecamatan membuka dapur umum di Kantor Lurah Serbelawan guna memenuhi kebutuhan konsumsi warga. Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Serbelawan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani penggantian dokumen kependudukan yang rusak maupun hilang akibat banjir.
Semangat kepedulian juga diperlihatkan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, yang turun langsung ke lokasi bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora dan jajaran pengurus. Mereka bersama personel Polwan membantu menyiapkan makanan bagi warga di dapur umum sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.

Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar, banjir mengakibatkan 257 rumah terdampak, dua tempat ibadah, dua sekolah, serta satu titik longsor di Nagori Dolok Ilir I. Wilayah yang terdampak meliputi Pasar Bawah Serbelawan, Nagori Bandar Selamat, Dolok Merangir I, Dolok Tenera, dan Dolok Kataran.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, menegaskan bahwa seluruh personel terus bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan kondisi pascabanjir.
“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Pendataan dan pemantauan wilayah terdampak juga terus dilakukan,” ujarnya.
Di lokasi terpisah, Kepala Sekolah MTs Al Washliyah, Fitriani, menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Kabupaten Simalungun yang dinilai sangat membantu mempercepat pembersihan lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Pemerintah Kabupaten Simalungun memastikan akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan menghadirkan pelayanan terbaik hingga kondisi di wilayah terdampak kembali aman, bersih, dan aktivitas masyarakat pulih sepenuhnya.
Redaksi : Arif


Komentar (0)