“Tak Akan Bisa Buktikan Kerugian Negara”, Pernyataan Direktur BUMNag Simantin Tuai Sorotan

Oleh admin 31 Mei 2026, 00:18 WIB 171 Views

SemiMedia.co.id | SIMALUNGUN – Pernyataan Direktur BUMNag Nagori Simantin, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan setelah secara langsung menyampaikan kepada kru SemiMedia bahwa berbagai laporan pengaduan masyarakat (dumas) yang ditujukan kepadanya tidak akan mampu membuktikan adanya kerugian negara dalam pengelolaan BUMNag.

 

Pernyataan tersebut disampaikan saat kru SemiMedia bertatap muka langsung dengan yang bersangkutan di warung kopi miliknya pada Sabtu (30/05/2026) sore.

 

Dalam pertemuan tersebut, Direktur BUMNag terlihat santai saat menanggapi persoalan laporan yang selama ini disebut-sebut telah beberapa kali disampaikan kepada aparat penegak hukum. Bahkan, menurut pengamatan kru di lokasi, yang bersangkutan terkesan tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap berbagai laporan yang beredar.

 

Tidak hanya itu, di hadapan kru media, Direktur BUMNag juga sempat melontarkan kemarahannya kepada Anggita Pakpahan, seorang wartawan media online, terkait pertemuan yang pernah terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Kota Sidamanik. Padahal, dalam pertemuan saat itu, kru SemiMedia tidak menyinggung persoalan tersebut.

 

Ironisnya, kedatangan kru media ke lokasi sebenarnya hanya untuk berkunjung dan menikmati minuman di warung tersebut. Namun suasana yang tercipta membuat kru memilih meninggalkan lokasi.

 

Di sisi lain, sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mempertanyakan keberlangsungan unit usaha yang dikelola BUMNag Simantin, khususnya sektor peternakan bebek dan domba yang disebut-sebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025.

 

Menurut warga, program yang menggunakan dana publik semestinya mampu menunjukkan hasil nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Mereka berharap pengelolaan BUMNag dilakukan secara terbuka sehingga perkembangan usaha dapat diketahui publik.

 

“Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana perkembangan usaha yang dibiayai dari program pemerintah. Transparansi menjadi hal yang penting agar tidak menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang warga.

 

Sejumlah warga juga menilai program ketahanan pangan yang digagas pemerintah pusat melalui skema BUMNag seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Namun dalam praktiknya, mereka menilai banyak program yang belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Pernyataan Direktur BUMNag yang terkesan menantang laporan masyarakat pun memunculkan beragam tanggapan. Warga berharap seluruh pengelolaan program dapat diawasi secara terbuka dan apabila diperlukan dilakukan pemeriksaan oleh instansi yang berwenang untuk memastikan tata kelola berjalan sesuai aturan.

 

“Sampai berita ini dipublikasikan, belum terdapat informasi resmi dari instansi berwenang yang menyatakan adanya pelanggaran hukum maupun penyimpangan dalam pengelolaan BUMNag Nagori Simantin.

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top