Selektif News Award 2026: Ishak Hutasuhut Raih Penghargaan Tokoh Toleransi Pematangsiantar

Oleh admin • 12 Agu 2026, 13:40 WIB • 32 Views

PEMATANGSIANTAR — SemiMedia.co.id — Nama Ishak Hutasuhut menjadi salah satu yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan SELEKTIF NEWS AWARD 2026. Melalui ajang tersebut, Ishak dianugerahi penghargaan Tokoh Toleransi Kota Pematangsiantar 2026. Penghargaan diserahkan di Sobat Bikers Cafe, Jalan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Minggu, 9 Agustus 2026, sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh yang dinilai memiliki kiprah positif dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

 

Penghargaan tersebut memiliki konteks yang menarik karena Ishak bukan sosok yang baru muncul dalam aktivitas kemasyarakatan. Ia saat ini kembali dipercaya sebagai Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar. Dalam Musyawarah Daerah IX yang digelar April 2026, Muhammad Ishak Hutasuhut ditetapkan secara aklamasi untuk kembali memimpin organisasi tersebut.

 

Kepercayaan itu kemudian berlanjut melalui pelantikan kepengurusan periode 2026–2031 pada 13 Juni 2026. Pelantikan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga besar Al Washliyah. Dalam kesempatan tersebut, Ishak menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Pematangsiantar.

 

Pesan tersebut menjadi penting ketika dikaitkan dengan alasan penghargaan yang diterimanya. Toleransi di sebuah kota tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui keterlibatan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat secara luas. Pemerintah Kota Pematangsiantar sendiri menyebut kota tersebut meraih peringkat keempat sebagai kota toleran se-Indonesia dan mengajak seluruh sektor untuk memperkuat kolaborasi agar capaian tersebut dapat ditingkatkan.

 

Dalam kepemimpinannya, Ishak juga menyampaikan keinginan agar Al Washliyah ikut mengambil bagian dalam menjaga persatuan. Pada pelantikan pengurus periode baru, ia menyatakan kesiapan organisasi untuk berkolaborasi sehingga Pematangsiantar dapat semakin kuat sebagai kota toleran. Ia juga menegaskan bahwa organisasi tidak membenarkan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan dapat mengganggu persatuan masyarakat.

 

Kiprah tersebut juga bersentuhan dengan pembinaan generasi muda. Pada Musyawarah Daerah ke-8 Ikatan Pelajar Al-Washliyah Kota Pematangsiantar pada Mei 2026, Ishak tercatat hadir sebagai Ketua PD Al-Washliyah. Forum tersebut menjadi salah satu ruang pembinaan pelajar dan generasi muda agar memiliki karakter, wawasan kebangsaan serta mampu menjadi bagian dari penguatan persatuan dan toleransi.

 

Sebelumnya, keterlibatan Ishak dalam agenda yang membawa pesan persaudaraan dan toleransi juga telah terdokumentasi. Dalam kegiatan tabligh akbar yang melibatkan tiga organisasi Islam besar di Pematangsiantar, Ishak hadir bersama pimpinan Muhammadiyah dan NU. Kegiatan tersebut mengusung semangat mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat.

 

Di luar aktivitas organisasi, Ishak juga dikenal menjalani profesi sebagai kontraktor. Dunia profesional tersebut menjadi bagian lain dari profilnya di tengah masyarakat. Dengan pengalaman di bidang usaha sekaligus kepemimpinan organisasi kemasyarakatan, perjalanan Ishak memperlihatkan bagaimana aktivitas profesional dapat berjalan berdampingan dengan keterlibatan dalam kehidupan sosial dan keumatan. Untuk detail mengenai perusahaan maupun proyek konstruksi yang pernah ditangani, belum ditemukan sumber publik yang cukup kuat untuk diverifikasi secara independen.

 

Bagi SELEKTIF NEWS, penghargaan Tokoh Toleransi Kota Pematangsiantar 2026 menjadi bentuk apresiasi sekaligus pesan bahwa kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Penghargaan yang diberikan kepada Ishak Hutasuhut di Sobat Bikers Cafe bukan sekadar seremoni, tetapi diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan semangat kolaborasi dan kebersamaan.

 

Dengan amanah memimpin PD Al Jam’iyatul Washliyah hingga 2031, perjalanan Ishak masih panjang. Tantangan berikutnya adalah bagaimana nilai-nilai toleransi, persatuan dan kolaborasi yang selama ini disuarakan dapat terus diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. SELEKTIF NEWS AWARD 2026 pun menjadi salah satu penanda dalam perjalanan tersebut—sebuah apresiasi hari ini yang diharapkan melahirkan kontribusi lebih besar pada masa mendatang.

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top