Irigasi Rusak Bertahun-tahun, Petani Huta 4 Kampung Baru Tagih Janji Pemerintah

Oleh admin • 12 Agu 2026, 12:21 WIB • 32 Views

UJUNG PADANG, SIMALUNGUN | SemiMedia.co.id — Kondisi saluran irigasi di Huta 4 Kampung Baru, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, yang mengalami kerusakan selama bertahun-tahun kembali menjadi sorotan. Ratusan petani setempat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur pengairan yang menjadi tumpuan utama lahan pertanian warga.

 

Penulisan : T. Sinambela

 

Saluran irigasi yang selama ini digunakan untuk mengairi sawah disebut tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut membuat suplai air ke lahan pertanian terganggu dan berdampak terhadap aktivitas serta produktivitas petani.

 

Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan permohonan perbaikan kepada pemerintah, baik melalui proposal tertulis maupun penyampaian aspirasi secara langsung. Namun, hingga kini belum terlihat pekerjaan fisik maupun langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

 

Persoalan semakin serius karena sejumlah petani disebut terpaksa mengalihfungsikan lahan pertanian padi menjadi perkebunan kelapa sawit dan buah naga. Langkah itu dilakukan untuk mempertahankan pendapatan keluarga di tengah sulitnya mendapatkan pasokan air untuk persawahan.

 

Kondisi tersebut dinilai menjadi ironi di tengah gencarnya pemerintah mendorong program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

 

Masyarakat meminta Bupati Simalungun bersama instansi teknis segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Dinas Pekerjaan Umum dan PSDA juga didesak melakukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan anggaran perbaikan.

 

Selain itu, Dinas Pertanian diharapkan mendata dampak kerusakan irigasi terhadap lahan dan perekonomian petani. Balai Wilayah Sungai Sumatera II juga diminta berkoordinasi apabila kewenangan penanganan berada pada tingkat pemerintah pusat.

 

Sementara DPRD Kabupaten Simalungun, khususnya wakil rakyat dari daerah pemilihan Ujung Padang, diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dan mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi.

 

Petani berharap kerusakan irigasi tidak kembali berakhir sebagai janji dan proposal. Mereka menagih langkah nyata pemerintah agar lahan pertanian kembali produktif dan mata pencaharian warga dapat dipertahankan.

 

Warga menunggu tindakan, bukan sekadar janji perbaikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top