Klarifikasi Terbuka Pangulu Toibe Saragih, Pengelolaan BUMNag Bandar Siantar Mulai Terang

Oleh admin • 14 Agu 2026, 15:38 WIB • 389 Views

SIMALUNGUN | SemiMedia.co.id —  Pemerintah Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, memberikan klarifikasi terbuka terkait polemik pengelolaan BUMNag dan program ketahanan pangan tahun 2025 yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Jumat 14 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 wib

 

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Pangulu Nagori Bandar Siantar, Toib Saragih, bersama sejumlah warga yang diwakili Sopian Damanik, Direktur BUMNag Suwandi, Sekretaris dan Bendahara BUMNag, serta sejumlah perangkat nagori.

 

Dalam pertemuan tersebut, Pangulu Toib Saragih menjelaskan bahwa sejumlah informasi yang sebelumnya disampaikan Direktur Bumnag Suwandi terkait penyertaan modal tahun 2025 belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya.

Menurut Pangulu, berdasarkan Peraturan Nagori Nomor 3 Tahun 2025 tentang Program Ketahanan Pangan, Pemerintah Nagori telah menyalurkan anggaran penyertaan modal kepada Bumnag sebesar 104 juta.

 

Penjelasan tersebut diperkuat dengan diperlihatkannya bukti transfer dalam forum klarifikasi.

 

Dana yang disalurkan tersebut kemudian direalisasikan untuk pengadaan delapan ekor lembu sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang dikelola melalui BUMNag.

 

Direktur BUMNag, Suwandi, turut membenarkan bukti transfer yang diperlihatkan dalam pertemuan tersebut.

 

Suwandi menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya kurang fokus mengikuti proses administrasi dan pengelolaan dana karena banyak kegiatan di ladang yang membuat konsentrasinya terbagi.

Setelah bukti transfer diperlihatkan, Suwandi membenarkan bahwa dana penyertaan modal tersebut telah disalurkan dan direalisasikan untuk pembelian delapan ekor lembu.

 

Klarifikasi terbuka ini mendapat respons positif dari masyarakat.

 

Sopian Damanik yang mewakili warga menyampaikan bahwa masyarakat merasa lebih puas setelah persoalan yang sebelumnya menjadi pertanyaan akhirnya dibuka secara langsung melalui pertemuan bersama pemerintah nagori dan pengurus BUMNag.

 

Meski demikian, masyarakat berharap transparansi terus dilanjutkan, khususnya terkait pengelolaan BUMNag periode sebelumnya.

 

Warga meminta agar dalam pertemuan lanjutan, pengurus BUMNag lama turut dihadirkan sehingga masyarakat dapat mengetahui secara langsung perkembangan dan pertanggungjawaban penyertaan modal tahun 2021 yang disebut sekitar Rp130 juta.

 

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh informasi mengenai perjalanan BUMNag dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

 

Pemerintah Nagori Bandar Siantar juga diharapkan terus membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat dalam setiap pelaksanaan program, khususnya yang berkaitan dengan anggaran dan penyertaan modal BUMNag.

 

Masyarakat berharap ke depan pengelolaan BUMNag semakin profesional, transparan dan mudah dipertanggungjawabkan.

 

Dengan adanya klarifikasi bersama ini, polemik yang sebelumnya berkembang di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara terbuka dan berdasarkan dokumen serta fakta yang ada.

 

Semangat transparansi dan keterbukaan di tingkat nagori menjadi langkah positif untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

 

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top