Pemkab Simalungun Percepat Normalisasi Sungai Pondok Pelita, Upaya Atasi Banjir Serbelawan

Oleh admin • 10 Agu 2026, 20:38 WIB • 359 Views

SIMALUNGUN | SemiMedia.co.id —  Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mempercepat penanganan dampak banjir yang melanda kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

 

Selain memulihkan fasilitas umum yang terdampak, Pemkab Simalungun mulai mengintensifkan langkah pencegahan melalui normalisasi Sungai Pondok Pelita di Nagori Dolok Merangir I, Senin (10/8/2026).

 

Normalisasi dilakukan dengan pengerukan sedimentasi berupa pasir yang menumpuk di aliran sungai. Dalam pelaksanaannya, alat berat dari perusahaan sekitar, termasuk PT Bridgestone, turut membantu proses pengerukan. Material hasil normalisasi kemudian diangkut menggunakan armada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun untuk dimanfaatkan dalam pemulihan sejumlah lokasi terdampak banjir.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, mengatakan normalisasi sungai merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk mempercepat pemulihan sekaligus mengurangi risiko banjir di kemudian hari.

 

Menurutnya, material hasil pengerukan akan dimanfaatkan untuk penimbunan sejumlah fasilitas yang terdampak, di antaranya halaman Masjid Taqwa, SD Muhammadiyah, serta akses jalan di sekitar Pasar Bawah.

 

“Kami terus berupaya agar fasilitas masyarakat yang terdampak banjir dapat segera dipulihkan dan kembali digunakan secara normal,” ujar Siti Aminah.

 

Pemkab Simalungun juga memperkuat koordinasi dengan pihak perusahaan yang berada di sekitar wilayah terdampak. Koordinasi dilakukan bersama PT Bridgestone dan PTPN IV Unit Dolok Ilir untuk mencari langkah pencegahan yang lebih efektif.

Kepala SD Muhammadiyah Serbelawan, Ustad Syaripuddin Panjaitan, mengapresiasi respons pemerintah dalam membantu pemulihan lingkungan sekolah.

 

Ia berharap penanganan banjir tidak hanya berhenti pada pemulihan pascabencana, tetapi dilanjutkan dengan solusi menyeluruh agar banjir tidak terus berulang ketika hujan deras melanda.

 

Sementara itu, BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Simalungun terus melakukan peninjauan terhadap akses menuju kawasan PLTA Bah Bolon, Dolok Ilir I. Peninjauan tersebut dilakukan untuk menemukan jalur yang dapat dilalui alat berat guna mendukung pekerjaan teknis di lapangan.

 

Pemkab Simalungun menegaskan penanganan banjir membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus bersinergi dalam mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat mitigasi bencana.

 

Dengan langkah normalisasi sungai, pemulihan fasilitas umum, serta penguatan koordinasi lintas sektor, Pemkab Simalungun berkomitmen untuk terus bekerja guna mengurangi risiko banjir dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Serbelawan.

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top