PEMKAB SIMALUNGUN RESMIKAN PEMUGARAN MAKAM dr. DJASAMEN SARAGIH, WARISAN SEJARAH DAN TELADAN BAGI GENERASI MUDA

Oleh admin 05 Agu 2026, 06:21 WIB 146 Views

SemiMedia.co.id | SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun meresmikan pemugaran makam dr. Djasamen Saragih, putra pertama asal Simalungun yang berhasil meraih gelar dokter, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada masyarakat. Peresmian berlangsung di kompleks makam keluarga di Nagori Aman Raya, Kelurahan Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Selasa (4/8/2026).

 

Peresmian dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, cendekiawan, serta keluarga besar almarhum.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi adat Simalungun sebagai bentuk penghormatan kepada tamu dan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya. Selanjutnya rombongan melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam, sebelum Bupati menandatangani prasasti sebagai tanda selesainya pemugaran makam tersebut.

 

Mewakili keluarga besar, Patra Saragih mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap sosok dr. Djasamen Saragih. Ia menjelaskan, pada era 1930-an ketika kesempatan mengenyam pendidikan tinggi masih sangat terbatas, dr. Djasamen Saragih berhasil menorehkan sejarah sebagai putra pertama Simalungun yang menyandang gelar dokter.

 

Menurutnya, keluarga berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat makam sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan dan pengabdian almarhum.

Ketua Umum Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS), dr. Sarmedi Purba, menilai pemugaran makam menjadi pengingat bahwa jasa para tokoh daerah tidak boleh dilupakan. Ia menyebut nama dr. Djasamen Saragih telah diabadikan menjadi nama rumah sakit di Kota Pematangsiantar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya di bidang kesehatan.

 

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Simalungun, Jepra Manurung. Ia berharap semangat perjuangan dr. Djasamen Saragih dapat menginspirasi generasi muda untuk terus belajar, bekerja keras, dan mengabdikan diri bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengatakan peresmian makam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian kepada bangsa serta daerah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menegaskan bahwa dr. Djasamen Saragih telah mewariskan nilai-nilai luhur yang patut dijadikan pedoman, yakni keberanian menjadi pelopor, semangat mengabdi tanpa membedakan latar belakang masyarakat, serta tetap menghargai asal-usul meski telah mencapai keberhasilan.

Menurut Bupati, nilai-nilai tersebut sejalan dengan falsafah masyarakat Simalungun, Habonaron Do Bona, yang mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi kebenaran, pengabdian, dan integritas.

 

Bupati juga berharap keberadaan makam ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda. Untuk itu, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Dinas Pendidikan diminta menyusun langkah agar sejarah perjuangan dr. Djasamen Saragih dapat diperkenalkan melalui pembelajaran di sekolah.

 

Mengakhiri acara, Bupati secara resmi meresmikan pemugaran makam dr. Djasamen Saragih sebagai simbol penghormatan terhadap tokoh yang telah mengharumkan nama Simalungun. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa sejarah, budaya, dan keteladanan para pendahulu merupakan fondasi penting dalam membangun Kabupaten Simalungun yang maju, berbudaya, dan berkarakter.

 

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top