Digitalisasi Simalungun Diperkuat, QRIS Dinamis hingga Smart Cash Resmi Diluncurkan
SIMALUNGUN | SemiMedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Simalungun kembali memperkuat langkah transformasi digital melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) ke-5 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Senin (24/8/2026), tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran tiga inovasi digital, yakni QRIS Dinamis Pajak Daerah, QRIS Pariwisata Terintegrasi atau QRISPATI, serta Smart Cash Simalungun.
Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih. Inovasi tersebut diharapkan mampu mendorong transaksi pemerintah daerah menjadi lebih cepat, aman, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
Kepala BPKPD Kabupaten Simalungun, Simson Sauttua Pardomuan, menyampaikan bahwa digitalisasi terus dikembangkan baik pada sisi pendapatan maupun belanja daerah.
Pada sektor belanja, sebanyak 10 perangkat daerah tercatat telah aktif menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKPD.

Sementara pada sektor pendapatan, digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi terus diperluas, termasuk pembayaran PBB dan pajak daerah melalui QRIS.
Yang menarik, QRISPATI dirancang untuk mendukung sektor pariwisata. Sistem pembayaran digital ini memungkinkan penerimaan dikelola dan dibagi secara otomatis sesuai peruntukannya, baik untuk pemerintah daerah maupun pengelola objek wisata.
Transformasi tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Simalungun bersama Bank Indonesia, Bank Sumut, perbankan dan berbagai pemangku kepentingan.
Perwakilan Bank Sumut, Muhammad Sadli, menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya mengenai kemudahan transaksi, tetapi juga bagaimana masyarakat memperoleh akses layanan keuangan yang aman, inklusif dan memberikan manfaat nyata.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menegaskan, digitalisasi harus mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, efektif dan efisien.
Pemerintah daerah berharap penerapan sistem digital dapat mempermudah masyarakat membayar pajak dan retribusi, menekan biaya administrasi, mengurangi risiko kebocoran, sekaligus mempercepat pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumut atas dukungannya kepada Kabupaten Simalungun, termasuk bantuan CSR senilai Rp699.875.889.
Dengan peluncuran QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash, Pemkab Simalungun menargetkan transformasi digital tidak berhenti pada peluncuran sistem, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin modern, transparan dan akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin mudah diakses masyarakat.
Redaksi : Arif


Komentar (0)