Sekda Simalungun Dorong Budaya Menabung Sejak Dini bagi Generasi Muda

Oleh admin 24 Jun 2026, 13:31 WIB 205 Views

SemiMedia.co.id | Pamatang Raya – Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mendorong peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan edukasi yang digelar dalam rangka Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mengajak para pelajar untuk membangun kebiasaan menabung sejak usia dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

 

Ajakan tersebut disampaikan Sekda saat mewakili Bupati Simalungun membuka kegiatan Edukasi Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Edukasi Keuangan bagi pelajar tingkat SD dan SMP yang berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Sumatera Utara dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, budaya menabung, serta perlindungan terhadap konsumen jasa keuangan.

 

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang mengajarkan kedisiplinan, kemampuan merencanakan masa depan, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan.

 

“Pemerintah berharap kebiasaan menabung dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga generasi muda memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” ujar Sekda.

Sekda juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memiliki peran penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal yang aman, legal, dan bertanggung jawab.

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Sekda mengingatkan masyarakat agar semakin bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan. Kemudahan akses yang tersedia saat ini juga diiringi berbagai risiko, seperti investasi ilegal, pinjaman online bermasalah, pencurian data pribadi, hingga berbagai bentuk kejahatan keuangan digital lainnya.

 

Kepada para ASN, Sekda berharap agar mampu menjadi konsumen yang cerdas sekaligus menjadi sumber informasi yang benar di lingkungan masyarakat. Sementara bagi para pelajar, edukasi keuangan diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mandiri dan memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Deputi Direktur Pengawasan OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, tingkat literasi keuangan nasional telah mencapai 66,4 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.

 

Ia menjelaskan bahwa Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 bertujuan membangun budaya menyiapkan masa depan melalui kebiasaan menabung.

 

Yovvi juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan legalitas penyedia jasa keuangan dan memperhatikan kewajaran keuntungan yang ditawarkan sebelum memutuskan berinvestasi. Masyarakat yang membutuhkan informasi atau mengalami dugaan penipuan dapat menghubungi layanan OJK melalui nomor 157.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bank Sumut menyerahkan bantuan tabungan secara simbolis kepada sejumlah pelajar. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun bersama jajaran OJK, BEI, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang hadir.

Redaksi : Arif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top