Dapur SPPG Bahliran Siborna Bangkit, 104 Relawan Siap Jadi Garda Depan Program Gizi di Simalungun
Simalungun, Sumatera Utara — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap gizi masyarakat terlihat nyata dalam pelaksanaan seleksi calon relawan dapur SPPG Bahliran Siborna, Kecamatan Panae, Sabtu (12/04/2026).
Sebanyak 104 peserta dengan antusias mengikuti proses seleksi yang digelar secara terbuka dan tertib. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam program peningkatan gizi semakin tumbuh dan menguat.

Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses pendaftaran yang telah dibuka sejak 1 hingga 5 April 2026. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa program SPPG tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga harapan baru bagi masyarakat.
Mitra MBG, Ramlan Idris, menyampaikan bahwa seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.
“Ini bukan sekadar perekrutan, tetapi upaya membangun tim yang benar-benar siap bekerja dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” ujarnya.

Selama proses seleksi, para peserta diuji dari berbagai aspek, mulai dari pemahaman tentang gizi, kemampuan dasar pengelolaan dapur, hingga kesiapan bekerja secara tim dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menariknya, kegiatan seleksi dilaksanakan langsung di lokasi dapur SPPG, sehingga para peserta dapat melihat secara langsung kondisi kerja yang akan mereka hadapi. Suasana sederhana namun penuh semangat itu justru mencerminkan kekuatan utama program ini: kebersamaan dan keikhlasan untuk melayani.
Tim seleksi yang terdiri dari unsur SPPI, perwakilan BGN seperti R. Manurung, serta tim pengelola Dia Tanjung, S.E., dan H. Gurning, bekerja secara terstruktur untuk memastikan proses berjalan objektif dan tepat sasaran.
Ramlan Idris menaruh harapan besar agar dapur SPPG Bahliran Siborna dapat berkembang menjadi contoh terbaik di Kabupaten Simalungun.
“Kita ingin SPPG ini bukan hanya berjalan, tapi benar-benar menjadi percontohan—baik dari segi pengelolaan, pelayanan, hingga dampaknya bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat yang tinggi, dapur SPPG Bahliran Siborna diyakini mampu menjadi motor penggerak dalam upaya peningkatan gizi, sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Reporter : Arif


Komentar (0)